Kalah dari Persib, Perserang Tetap Optimis Hadapi Liga 2

Tim kebanggaan Kabupaten Serang yaitu Perserang kedatangan sebuah tamu dari Tim kebanggan Kota Bandung adalah Persib.

Tujuan kedatanganya Club sepak bola nomer satu di Provinsi Jawa Barat itu bertujuan untuk melakukan latih tanding dengan tim kebanggaan Kabupaten Serang.

Pantauan dilokasi, Hasil jalannya pertandingan Perserang melawan Persib berakhir dengan skor 6-0 untuk kemenangan Persib.

Gol yang dicetak quattrick oleh Ezechiel N’douassel disusul oleh gol dari In Kyun Oh dan Muchlisin Hadi yang masuk dibabak kedua menggantikan Febri Haryadi.

Diawal babak pertama pertandingan Perserang Serang menyerang lebih dulu kegawang Persib yang dijaga oleh I Made Wirawan umpan yang diberikan oleh Suwandi kepada Oktovianus Maniani, Okto mendapat bola dan mendapat peluang menendang namun sayang tendangannya lemah sehingga dengan mudah I Made mampu menangkap bola.

Setelah itu, giliran pemain Persib yang berbalik nyerang melalui pemain sayap kanan dari gawang yang dijaga Galih Firmansyah, Febri Haryadi menggiring bola dan memberikan umpan atas langsung disundul oleh In Kyun Oh mengarah ke kiper perserang namun sayang tidak membuahkan hasil.

Tidak sampai disitu pemain yang biasa disapa Maung Bandung ini terus menciptakan serangan dan bola ditendang oleh Eka Ramdani masih belum mampu merobek jaring gawang perserang. Sampai 10 menit babak pertama In Kyun Oh pun tidak mampu mencetak gol melalui kakinya.

Menit ke 15, Pemain Perserang Serang mencoba melakukan serangan balik dan Oktovianus dijatuhkan oleh Bojan didaerah Persib dengan jarak 16 meter dari depan gawang, wasit pun mengeluarkan kartu kuning yang pertama dalam pertandingan. Tendangan yang dieksekusi oleh Ervin Rianto mendatar tidak merobek jala yang dijaga I Made Wirawan.

Setelah itu, Perserang mencoba mendapatkan kesempatan menyerang kembali melalui kecepatan speed Okto yang membawa bola dari garis tengah samping kanan gawang dan dioper kepada Suwandi namun ia tidak mampu menjangkau umpan yang terlalu masuk dekat dengan gawang tersebut sehingga bola keluar pinggir lapangan. Sehingga kondisi permainan saling serang. Namun naas pada menit ke 25, Perserang Serang kebobolan gawangnya dulu oleh Persib melalui krosing dari Febri kepada In Kyun Oh melalui sundulan kepalanya yang tak mampu dibendung oleh penjaga gawang perserang. Tidak sampai disitu pemain Persib menambah tempo permainannya melalui oper dari kaki kekaki pemain namun hingga menit ke 30 (water break) skor masih 1-0 kemenangan untuk Persib.

Usai water break, keadaan skema pertandingan ada perubahan, terlihat pemain Perserang mencoba untuk menyerang lebih dulu kepada Persib, namun pertahanan Supardi cs tidak mampu bisa ditembus oleh Okto cs. Namun, Pemain Perserang kembali pada menit ke 39 terbobol oleh tendangan Ezechiel N’douassel sehingga skor menjadi 2-0 untuk kemenangan Persib, skor tersebut bertahan hingga wasit meniup pluit babak pertamanya berakhir.

Dibabak kedua berjalan, banyak pemain Perserang dan Persib digantikan, namun pola permainan Perserang semakin tertekan oleh kekompakan head to head pemain Persib sehingga membuahkan hasil kembali pada menit 50 dicetak gol oleh Ezechiel N’douassel. Skor 3-0 untuk Persib, tidak sampai disitu, Ezechiel N’douassel kembali mencetak gol nya yang ketiga dimenit 64. Dengan skor 4-0.

Pemain pengganti Febri Haryadi, yakni Muchlis Hadi pun menyumbangkan gol melalui kelincahan membawa bola dan langsung ditendang sehingga mampu mengelabui penjaga gawang yang baru saja menggantikan Galih Firmansyah, TB. Saprudin. Skor 5-0. Lagi-lagi pertahanan Perserang yang mulai rapuh sehingga dengan mudah Ezechiel N’douassel kembali mencetak gol yang keempatnya, skor 6-0. Skor tersebut bertahan hingga babak kedua berakhir.

Menanggapi hasil pertandingan tersebut, Ketua Umum Perserang Serang, Pilar Saga Ichsan mengungkapkan mudah-mudahan ini menjadi manfaat untuk kita semua, baik untuk Perserang maupun untuk Persib kedepannya.

“Sementara belum ada uji coba lagi, karena melihat Liga 2 semakin dekat untuk Perserang dan juga untuk Persib yang akan menghadapi Liga 1 semakin dekat rasanya sampai sekarang kita belum ada uji coba lagi,” kata Pilar seusai pertandingan, Kamis(1/3).

Kalau untuk skuad pemain, kata Pilar, pihaknya akan didiskusikan dengan pelatih, menejemen.

“Karena dari hasil ini banyak evaluasi, mudah-mudahan Perserang masih optimis untuk bisa berjuang dan berprestasi di Liga 2,” harapnya.

Ditempat sama, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengungkapkan kepuasannya dengan apa yang disugukan oleh permainan timnya, karena menurutnya bukan hanya persoalan angka, tapi cara bermain Perserang.

“Untuk sekelas Perserang yang berada di Liga 2 dan Persib di Liga 1 itu menurut saya bisa mengimbangi dan ini harapan saya semoga perserang nanti di Liga 2 nya bisa memenangkan dan bisa naik di Liga 1,” ucap Tatu.

Lanjut Tatu, pihaknya tidak akan mengikut campuri pembinaan, namun pihaknya akan terus mensuport apa yang harus Pemda bisa lakukan.

“Untuk penganggaran tidak boleh. Jadi memang untuk menejemen Perserang ini sekarang tugasnya cukup berat ada di Liga 2, ini tidak mudah untuk dilalui,” ungkapnya.

Sementara itu antusias penonton pun, kata Tatu, untuk Perserang seperti promosi tim itu sendiri. Ia mengistilahkan Perserang seperti penyanyi yang baru muncul dan berduet dengan penyanyi yang sudah tersohor.

“kita kebawa tersohor dong, nanti ketika Perserang dengan club yang lainnya, masyarakat sudah tahu mana permainan Perserang. Mudah-mudahan mereka antusias untuk datang mendukung perserang main lagi,” katanya.

Sebelum pertandingan dimulai, masing-masing ketua suporter memberikan himbauan. Pihaknya mengajak kepada suporter baik Perserang yang dikenal dengan Bala Singandaru (Balsing) dan Persib Bandung yang dikenal dengan Viking dan Bobotoh untuk saling menjaga kondusifitas ketertiban dan persaudaraan.

“Bobotoh bukan tamu, Bandung dan Banten bersaudara. Tetap jaga kondusifitas ketertiban baik di dalam maupun luar lapangan,” kata Rulli Nurjaman, Ketua Paguyuban Bobotoh Banten.

Menyanyikan yel-yel kebesaran kedua tim, suporter tampak tertib menyaksikan laga persahabatan kedua tim, sembari mengibarkan bendera team nya masing-masing

“Hari ini, Stadion Maulana Yusuf menjadi saksi damai nya suporter Indonesia,” Tutup Ketua Umum Suporter Balsing Serang, Daeng. (FEB).

SUMBER: Bantenhariini.com

Post Comment