Alhamdulillah, Perserang Lunasi Tunggakan Sisa Gaji Pemain Musim Lalu

PERSERANG.COM – Manajemen Perserang Serang akhirnya melunasi sisa gaji pemain yang belum dibayarkan. Sisa gaji musim lalu sebesar Rp77.375.000, sudah dibayarkan kepada 17 pemain. Dengan begitu Perserang Serang tidak lagi punya tunggakan gaji pemain.

Dilansir dari Goal Indonesia, kepastian tersebut didapatkan setelah Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), mengeluarkan surat pemberitahuan klub tersebut sudah melunasi kewajibannya. Dalam surat bernomor 058/APPI-KP/III/2020, yang ditandatangani general manajer APPI Ponaryo Astaman, hak dari para pemain telah diberikan. APPI pun mengapresiasi manajemen Perserang yang sudah menyelesaikan kewajibannya.

Surat APPI yang menyatakan Perserang sudah menyelesaikan tunggakan sisa gaji pemain musim lalu.

“Demikian surat ini kami sampaikan. Besar harapan kami hal ini merupakan perselisihan terakhir antara manajemen Perserang dengan anggota kami,” demikian isi surat APPI. 

“Sehingga ke depan sepakbola Indonesia dapat berjalan dengan profesional. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih,” tambah isi surat tersebut.

Sebelumnya, Perserang memiliki utang sebesar Rp77.375.000. Nominal tersebut merupakan kalkulasi dari 17 pemain yang gajinya belum dibayarkan di kompetisi musim lalu.

Terpisah, manajer Perserang, Babay Karnawi membenarkan pembayaran utang ke-17 pemain. Menurutnya, masalah gaji memang sempat terkendala di akhir musim lalu. Namun, dengan itikad baik manajemen, masalah itu sudah diselesaikan.

“Dari seluruh klub yang memiliki tunggakan gaji pemain, sebenarnya Perserang itu tunggakannya paling sedikit. Tetapi kami berkomitmen untuk menyelesaikannya karena kami juga mengapresiasi para pemain yang telah membela Perserang pada musim lalu,” kata pria yang disapa Jibay itu.

Jibay menjelaskan, penyelesaian tunggakan sudah dilakukan pada Selasa (17/3) kemarin. Pembayaran dilakukan melalui PT LIB lewat pemotongan subsidi musim ini dan langsung dibayarkan ke rekening pemain.

“Dan informasi yang terakhir saya terima sudah dibayarkan kepada pemain semua. Tidak besar cuma Rp 56 juta untuk 11 pemain. Bisa dikroscek ke pemain. Karena kami sudah kirim nomor rekening para pemain bersangkutan. Surat juga kami tembuskan ke BOPI,” Babay melanjutkan.

Babay menuturkan, ke-11 pemain tersebut kontraknya sudah berakhir pada akhir musim 2019. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya bukan tidak mau membayar sisa gaji para pemain tersebut. Namun lebih kepada tidak adanya komunikasi yang baik antara pemain dengan klub.

“Sebenarnya bukan tunggakan gaji, tapi lebih kepada miskomunikasi saja. Kami cuma belum bayar Rp56 juta sisa yang belum dibayar kepada 11 pemain musim lalu. Bukan kami tidak sanggup membayar. Kami memang di awal baru membayar mereka 25 persen, jadi sisanya yang 75 itu yang belum ke masing-masing pemain. Terjadi miskomunikasi saja setelah musim berakhir,” kata Babay.

Sedangkan sisanya, sebanyak enam pemain, kata Jibay, pelunasannya langsung dilakukan oleh manajemen Perserang. Karena keenam pemain itu sampai saat ini masih membela Laskar Singandaru.

Baca juga: Perserang Benamkan Cilegon United 0-2, di Laga Derby Banten

Baca juga: Ervin: Senang Bisa Berkontribusi, Soal Siapa Saja Cetak Gol ‘Tidak Masalah’

Baca juga: Perserang Merasa Diuntungkan Penghentian Sementara Liga 2

Baca juga: Perserang Latihan Normal di tengah Ancaman Korona

Pada kesempatan itu Jibay juga mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang memberi pengertian dan mau menunggu sampai manajemen memenuhi kewajibannya yang tertunggak. Dia berharap, situasi gaji tak tertnggak lagi di musim ini dan musim-musim berikutnya.

“Dari manajemen kami berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi kewajiban kami untuk mengapresiasi pemain yang membela Perserang. Tetapi dalam perjalanannya, ada beberapa kendala yang membuat kewajiban kami agak tersendat. Tetapi kami akan bekerja lebih keras agar situasi itu tak terulang diu masa depan,” kata Jibay. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *